Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Barudak Bageur 3 BDG

HomeMari lah kemari hey hey..Jul 31, 2007
halow para Blooders di manapun anda berada..
long time no see ya...maybe 10-15 years ago we were together
Sekarang apa kabar semuanya..
brother n sister sudah banyak yg menyebar tentnya ke segala penjuru dunia?
dan sebagian besar tentunya sudah beranak pinak he he
kabar gosip hari ini bnyk beredar tentang Blooder
di mulai dari pejabat di dinas pajak, mengolah hasil bumi di perairan Kalimantan
,membela kaum miskin papa di pedalaman Sumatra, Mengajar di Perguruan tinggi,
Mengabdi pada Pemerintah,Mengobati orang sakit di Desa
menjadi ibu rumah tangga,berbakti pada suami,mengurus anak di rumah
apapun itu..ist that who u are
n I'am proud of it
guru kita pernah berkata 'Jalaran Trisno Saka Kulino,,(bener ga nulisnya? hehe)
Cinta tumbuh karena sering bersama katanya
Mudah2an dg adanya site ini Kita tidak menjadi kehilangan Cinta satu sama lainya
hehe okey cukup dulu bla bla nya..

Okey para hadirin dan Hadirat
Ini lah persembahan website tidak resmi dr para barudak bageur di Kelasa Bio 2 SMUN 3 Bdg.
Diciptakan khusus untuk mengumpulkan kembali kepingan-kepingan masa lalu
baik atau buruk,sedih atau gembira,penting tidak penting
sekedar cerita-cerita yang akan jd so much fun buat kita
dan anak cucu tentunya
bahwa pernah ada satu kumpulan barudak bageur yg masih seneng maen di sela2 kesibukan menggapai masa depan hehe

Selamat mengisi dan menikmati

Photo Album15th Anniversary BLOODAug 23, '07 1:01 AM
for everyone


Photo AlbumMantan kecengan he heJul 31, '07 12:31 PM
for everyone

Photo AlbumGambungJul 31, '07 12:23 PM
for everyone


Photo AlbumBuka BersamaJul 31, '07 12:19 PM
for everyone


Photo AlbumPager Betis!!!Jul 31, '07 12:10 PM
for everyone


Photo AlbumPangandaranJul 31, '07 12:08 PM
for everyone


Photo AlbumBanjarandotcomJul 31, '07 12:06 PM
for everyone


Photo AlbumPJB PangandaranJul 31, '07 12:04 PM
for everyone


Photo AlbumTangkuban ParahuJul 31, '07 11:59 AM
for everyone


Blog EntryJul 31, '07 11:55 AM
for everyone
Data teranyar alamat email n Yahoo Massanger
Tolong di lengkapi bagi yg mengetahui alamat yg lain

chairul_novin@yahoo.com (bandung-jkt)/08552107722/www.pronesia.co.id
itaufik93@yahoo.com (bandung)/08122113656
agustiawansp2@yahoo.com (riau)/
alyr1974@yahoo.com(jkt)/0811847856
dmulyani@yahoo.com (bandung)/081322656963, 08882138930 yg ini kalo abis pulsa :)
lo_torq@yahoo.com (boyan,tenggarong)
Eh saha deui nya?....

 

Photo AlbumPJB..PJB..PJB..HeyyJul 31, '07 11:53 AM
for everyone


Photo AlbumKelas 2 Biologi 2Jul 31, '07 11:52 AM
for everyone


NoteGuestbook
   
klikrupiah wrote on Oct 24, '08
Neh ada PTC baru lagi di Indonesia (PTC Asli Indonesia) namanya KlikRupiah di bayar tiap klik, satu kali klik dapet Rp.100 kalo misalnya sehari 10 klik berarti 10 x Rp.100 = Rp.1000 nah ada juga bonus untuk klik Referal setiap referal klik kita dapet Rp.50 nah kalo Referal kita punya 20 berarti 20 referal x 10 x Rp.50 = Rp.10.000 berarti kita dapat Rp.11.000 per hari kalo sebulan berarti kita sudah dapat Rp.11.000 x 30 ya ira kira Rp.330.000 (tiga ratus tiga puluh ribu) tanpa modal lagi gak pake ribet... masih pusing baca di http://klikrupiah.blogdetik.com jika sudah mengerti silahkan daftar di http://www.klikrupiah.com/register.php?r=teguhaditya
blooders wrote on Nov 8, '07
Innalillahi wa inna ilayhi roji'uun.... Ananda Hilmy

Assalaamu'alaykum wr.wb
Innalillahi wa inna ilayhi raaji'uun...
Telah meninggal dunia Hilmy Iman Fauzi (8thn) , putra pertama mas Imam Suhadi (TE/91, Harmony Voice,sekarang anggota Dewan Pembina DKMSU), pada hari Sabtu (3/11) Pukul 18.55 WIB di RS Sentosa Bandung. Jenazah telah dimakamkan pada hari Ahad kemarin pada pukul 9.30 WIB.
Berikut kronologi dari mas Imam:
Tanggal 17 April 2007, di bagian dalam otak Hilmy ditemukan adanya tumor
sebesar telur puyuh. Akibat tumor ini saluran tersumbat cairan otak
menumpuk, menekan otaknya sehingga terjadi gangguan penglihatan, juling,
pusing dan muntah selama 2 minggu sebelumnya. Saat itu dokter menyarankan
untuk melakukan langkah pengeluaran cairan dan memasang pipa permanen
menggantikan saluran yang tersumbat (vp-shunt). Namun setelah kami coba
untuk mencari second opinion, dari penjelasan dokter yang lain, kami
mengetahui bahwa ada kasus tertentu dimana setelah vp-shunt, tumor
memungkinkan membesar dengan cepat, mengambil rongga tempat cairan otak.
Akhirnya kami memutuskan belum mem-vp shunt Hilmy dan memilih untuk
merawatnya di rumah.

Di rawat di rumah keadaan Hilmy membaik. Pusing dan muntahnya hilang, juling
matanya pun tidak ada lagi. Pada bulan Juni, Hilmy sudah bisa bemain ke
tetangga, bisa berjalan-jalan ke Paris van Java, bahkan pergi berenang. Kami
terus melakukan kontrol terhadap perkembangan peyakit Hilmy ke dokter.

Tiba-tiba awal Juli 2007 keadaannya menurun. Pendengarannya sedikit demi
sedikit menghilang, demikian pula dengan penglihatannya. Kami harus
menuliskan huruf demi huruf di dada Hilmy untuk dapat berkomunikasi
dengannya. Keadaan ini agak membingungkan dokter, karena juling, pusing dan
muntah sebagai ciri fanatik gangguan otak sudah tidak ada. Kami memeriksakan
ke dokter saraf, mata dan THT, namun keadaan Hilmy belum mengalami
perbaikan. Keadaan ini berlangsung begitu cepat. Awal Agustus 2007, bagian
tubuh sebelah kiri Hilmy lumpuh. Sehingga ia sering tersedak ketika minum.
Namun dalam keadaan itu, ia tetap bersemangat untuk bisa kembali sembuh,
mendengar dan melihat.

Tanggal 13 Agustus 2007, Hilmy kembali di ct-scan dan hasilnya menunjukan
tumor yang sebelumnya posisinya di tengah, bergeser ke belakang sehingga
menekan otak kecil. Saat ini dimensi tumor tidak jauh berbeda dengan hasil
pemindai tanggal 17 April 2007. Akhirnya dokter menyarankan untuk melakukan
vp-shunt, dan kami menyetujui.

Setelah pelaksanaan vp-shunt, di ruang ICU Hilmy sempat berkomunikasi dengan
ibunya. Ia bertanya sedang berada dimana, dan bagaimana khabar adiknya.
Setelah itu Hilmy dipindahkan ke ruang perawatan. Di ruang perawatan
kesadaran Hilmy belum kembali. Empat hari setelah itu ia sudah dapat membuka
mata, menggerakan kaki dan tangannya karena pegal. Namun ia belum dapat
bicara. Setelah itu ia sering mengalami kejang, seringga kembali harus
diberikan obat anti kejang yang selanjutnya menyebabkannya kembali menurun
kesadarannya.

Tanggal 23 Agustus 2007, Hilmy di MRI (scan) untuk persiapan pelaksanaan
endoscopy. Ternyata tumor membesar sekitar 3 kali lipat dari dimensi
sebelumnya. Tumor sudah menekan otak kecil, serta membengkokkan batang otak.
Tampaknya kekuatiran dokter yang kami mintai pendapat April 2007 lalu,
terjadi pada Hilmy. Dokter yang menangani Hilmy menduga bahwa Hilmy
berkurang kesadarannya karena tekanan tumor ke batang otak.

Setelah saya perhatikan dengan seksama, nampaknya yang dialaminya bukan
kejang tetapi mengejan. Setelah agak memaksa, akhirnya dokter memberikan
obat pencahar buat Hilmy. BAB (Buang Air Besar) yang sudah tersimpan lebih
dari 10 hari keluar sangat banyak dan keras. Pasca BAB ini Hilmy mengalami
panas tinggi (42 c) selama 3 hari. Dokter anak yang menangani Hilmy dengan
ringannya tanpa data mengatakan bahwa panas tinggi terjadi karena gangguan
sentral. Tidak puas dengan diagnosa ini, saya meminta dokter untuk melakukan
pemeriksaan leukosit Hilmy untuk membuktikan bahwa tidak ada infeksi.
Setelah hasil lab keluar, ternyata menunjukkan adanya infeksi yang besar
terjadi pada Hilmy. Benar saja, berapa waktu kemudian Hilmy kesulitan
bernapas, dan harus dilarikan kembali ke ICU.

Beberapa hari di ICU keadaan Hilmy membaik dan bisa kembali ke ruangan. Kami
meminta kepada RS untuk mengganti dokter anak yang menangani Hilmy dengan
alasan ketergesaan penegakan diagnosa dan penanganan yang keluar dari
prosedur medik (selama hampir 2 minggu Hilmy berbaring, tidak diberikan
inhalasi untuk pengenceran dahak). Rumah sakit menyetujui penggantian
dokter. Alhamdulillah, dokter pengganti lebih analitis dan telaten.

Keadaan Hilmy semakin membaik. Respon reflexnya banyak perbaikan. Bagian
tubuh sebelah kiri tidak lagi lumpuh. Ia juga bisa mendengar. Hal ini
ditunjukan dengan respon kedipan mata, jika kami ajak bicara. Permasalahan
kembali muncul, pasca BAB. Suhu badang kembali meninggi selama beberapa
hari. Saya meminta dokter untuk memeriksa kemungkinan Hilmy terkena typhus.
Hasil lab tubek-t keluar. Hilmy positif terkena typhus. Mungkin karena
typhus ini pula, pencernaan Hilmy terganggu dan melambat. Makanan yang
biasanya efektif diserap oleh perutnya, kini tidak. Pada pukul 18 sore, saat
diberi makan, Hilmy muntah banyak sekali. Nampaknya ada sebagian muntahann
yang masuk ke saluran napas, sehingga ia kembali panas sangat tinggi dan
sulit bernapas. Muntah kembali terjadi pada pukul 24 malam. Dini hari, saat
waktu sahur, keadaannya sungguh-sungguh mengkhawatirkan, sehingga ia kembali
di bawa ke HCU. Napas Hilmy sangat mengkhawatirkan. Setelah di rontgent di
HCU, ternyata paru-paru Hilmy mengalami infeksi yang cukup parah, serta
telah terjadi pengendapan cairan dalam rongga paru-parunya.

Akhirnya Hilmy kembali ke ICU untuk diberikan bantuan napas melalui selang
yang dipasang ke saluran napas (ETT). Selama 2 minggu di ICU keadaan Hilmy
terus membaik. Namun pasca BAB yang banyak, ia kembali megalami penurunan
keadaan napasnya. Dokter menyarankan Hilmy di tracheostomy (melubangi leher)
untuk menjaga agar napas mudah dikendalikan, pengambilan dahak pun mudah.
Setelah lama kami menimbang perlu tidaknya tracheostomy, akhirnya kami
menyetujuinya. Malam takbiran tracheostomy dilakukan. Setelah tracheostomy
keadaan Hilmy nampak membaik. Respon tubuhnya begitu menggembirakan kami. Ia
sudah dapat menggenggam jari kami yang datang menjenguknya. Namun karena
tensi masih tinggi, ia belum dapat dibawa ke ruangan.

Tanggal 22 Oktober 2007 Hilmy kembali BAB. Tanggal 24 Oktober 2007, Hilmy
drop dan koma. Keadaan nadi turun di bawah normal, tensi, temperatur juga
menurun. Paru-paru Hilmy tidak dapat bekerja, sehingga harus dibantu
ventilator secara penuh.

Tanggal 25 Oktober 2007, dokter ICU memanggil saya. Ia mengatakan bahwa
sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter saraf terhadap Hilmy, dan
disimpulkan terjadi kematian batang otak. Ia menganjurkan kepada saya untuk
membawa Hilmy pulang ke rumah, karena dalam pandangannya Hilmy sudah
meninggal secara medis. Anjuran ini saya tolak, karena tampak masih ada nadi
Hilmy. Namun dokter menyatakan bahwa nadi terjadi karena bantuan obat.
Selanjutnya saya meminta dokter untuk mensupport Hilmy terus dengan
sebaik-baiknya. Sore hari saya juga meminta dilakukan pemeriksaan darah
untuk memastikan elektrolit darah Hilmy normal.

Tanggal 26 Oktober 2007, hasil lab keluar. Sebagian besar elektrolit darah
Hilmy menurun. Secara medis, kekurangan elektolit bisa menyebabkan
menurunkan kinerja organ vital tubuh, koma bahkan kematian. Setelah
elektolit diperbaiki, keadaan Hilmy membaik. Hari selanjutnya ia tampak
segar dan jauh membaik. Walau tensi masih drop dan belum bernapas, namun
respon reflexnya sangat baik sekali.

Dari hari ke hari, dosis obat pemacu jantung ditambah. Hal ini disebabkan
tensi yang selalu drop. Pada tanggal 3 November 2007, dosis obat yang
diberikan Hilmy sudah 6 kali lipat dari batas dosis yang biasa diberikan
kepada anak. Namun tensi Hilmy masih saja menurun. Pada pukul 11, jantung
Hilmy tidak berdetak selama beberapa detik. Dokter menyangka Hilmy telah
meninggal. Namun setelah dada ditekan berapa kali oleh perawat, Hilmy
kembali merespon dengan baik.

Sore hari sekitar pukul 16, Hilmy kembali drop. Namun ia kembali dapat
membaik pada pukul 18.25 sampai pukul 18.45. Saya tidak sanggup menyaksikan
keadaan ini, sehingga memutuskan keluar ruangan ICU dan menunggu di
mushalla, sambil berdoa dan berserah pada-Nya, membaca berulang-ulang
beberapa surat al-quran untuk menguatkan hati. Pada pukul 18.45, kembali
keadaan Hilmy kembali menurun, dokter terus berusaha. Pada pukul 18.55 Hilmy
tidak respon lagi 'Innalilahi wa inna ilayhi rojiun'.

Air mata menetes lambat-lambat. Ada sedih, haru, bangga dan lega. Sedih
mengenang memori kegembiraan dan kesedihan selama 8 tahun. Terharu melihat
perjuangan luar biasa anak sekecil itu untuk dapat sembuh, bangga dan puas
sudah menemani dan membantunya hampir 3 bulan menghadapi situasi meregang
nyawan. Lega, karena sudah keluar keputusan terbaik dari Allah untuk Hilmy.
Pastilah ini yang terbaik untuk Hilmy dan kami.

Ada kebahagian terselip di hati kami. Bahagia, karena janji Rasulullah saw,
bahwa anak yang meninggal adalah suci bersih dan akan menjadi tabungan dan
penolong orang tuanya di akhirat nanti. Kami berharap seluruh rekan-rekan
berdoa.

"Alloohummaj' alhu dzakhron liwaalidaehi, wa furuuthon wa syafii'an mujaaban,
Alloohumma tsaqqil bihi mawaazinahumaa wa a'zhim bihi ujuurohumaa wa alhiqhu
bishoolihi salafil mu'miniin, waj'alhu fii kafaalati Ibroohiim, waqihi
birohmatika 'adzaabal jahiim".

Artinya : "Ya Allah, jadikanlah ia sebagai simpanan bagi kedua orang tuanya
dan sebagai simpanan yang akan memberi syafa'at (pembelaan) yang
dikabulkan.Ya Allah, tambahkanlah dengannya, timbangan kebajikan kedua orang
tuanya, perbesarlah pahala mereka, dan pertemukanlah ia dengan orang-orang
yang terdahulu dari orang-orang mukmin yang sholeh, jadikanlah ia sebagai
tanggungan Ibrahim dan lindungilah ia dengan rahmat-Mu dari adzab neraka
jahiim".

Selamat jalan Hilmy.
Kamu pasti akan mendapatkan teman baru
rumah baru, keluarga baru, yang lebih menyenangkan bagimu

Kalau kamu bertemu dengan Allah...
Sampaikan ya, ayah dan ibu ingin masuk surga sepertimu

5 November 2007
Imam Suhadi
ninopuriando wrote on Oct 17, '07
katanya si Intan mau kawin, udah tau infonya?
blooders wrote on Sep 1, '07
Barudak blood....
file popotoannya sudah di transfer ke hard disk....rencananya mau di upload ditempat kerja ...( ogah rugi ceritanya )
sori dori ketinggal di rumah, so...ntar tunggu satu bulan lagi yaa....
thanks.
boyanz.@Vungtau-Vietnam
pronesia wrote on Aug 29, '07
1.Zonnie sabar ya n putra pertamanya cepet sembuh
2.buat yg kemaren popotoan waktu di siera gua pgn liat hasilnya
tolong di upload ya di multiply ini..
3.thx
blooders wrote on Aug 28, '07
Dear Blooders,
Ada berita duka: putra pertama Zonnie saat ini tengah menjalani perawatan di RS Internasional Santosa (Belakang stasiun Kereta Api Bandung), a.n. Hilmy, ruang 734.
Bagi rekan-rekan yang memiliki waktu luang, sudi kiranya untuk mampir sejenak memberikan support pada Zonnie sekeluarga.........
blooders wrote on Aug 27, '07
Dear blooders,
Dimilis udah aq attach “List Contact Blooders”, silahkan dilihat, direvisi dan dilengkapi jika dirasa ada yang kurang atau lebih :). Lumayan udah 20 orang (nino+ratu diitung 1 orang).
ninopuriando wrote on Aug 26, '07
sorry euy, ga bisa datang ke reunian..
punya bayi masih 40 hari rada ribet kalo harus on time..
btw, emailku : n.animation@gmail.com
situsku : ninopuriando.multiply.com
masih hadir di bandung & jakarta - 0815 603 1519
duniadita wrote on Aug 22, '07
Assalamu'alaikum...
Alhamdulillah ada blognya blooders.. moga-moga tali silaturahmi para blooders bisa tetap terjalin. t o p .. b g t.. buat novin
my e-mail: dita_yusakris@yahoo.com; my site: duniadita.multiply.com; 0888 238 7500
blooders wrote on Aug 3, '07
novin.................................tengkyu banget ya.................jadi terharu
blooders wrote on Aug 3, '07
PENGUMUMAN:
Wahyu Purwoko.... bisa ditemui di Jakarta, ym: calvo_blanco, email: calvo_blanco@yahoo.com, hape 0811887065.
Sekian. Terima kasih
blooders wrote on Aug 3, '07
Teu ngomong aya website-na..... Miss U guys.....
chairulnovin wrote on Aug 1, '07
ehh...maneh di bandung boy?
ari sugan teh di tenggarong
harrr....
blooders wrote on Jul 31, '07
novin...good movement lah....siip..three thumbs up.....
mudah-mydahan dgn adanya website ini..bisa menjalin tali silaturahmi terputus selama 10 - 15 tahun.....sekalian de javu....nostalgila jaman SMA ...

cheers..
Boyanz - Bandung 0811204428